Ribuan warga mengikuti kirab budaya Mubeng Benteng dalam peringatan 1 Abad kelahiran Sultan Hamengku Buwono IX pada hari Minggu 22 April 2012 . Kirab yang mendapat sambutan antusias dari warga Yogyakarta ini sekaligus merupakan peringatan berdirinya Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Kirab Mubeng Benteng atau mengeliling benteng Keraton Yogyakarta kali ini digelar pada sore hari. Berbeda dengan kirab pada malam Tahun Baru Jawa 1 Suro yang digelar malam hari. Itu karena kirab budaya kali ini bukan ritual klasik keraton yang biasanya diadakan dengan topo bisu atau berdiam diri. Kirab kali ini sebuah wujud sukacita atas peringatan seabad HB IX dan berdirinya Kesultanan Yogyakarta.

Kirab budaya ini menarik minat wisatawan dalam negeri, terutama masyarakat Yogyakarta, selain juga wisatawan mancanegara. Didahului doa bersama dari Persaudaraan Umat Lintas Agama Yogyakarta, kirab dibuka kerabat keraton Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Prabukusumo, adik dari Sultan Hamengku Buwono X.

Kirab diikuti berbagai lapisan masyarakat, mulai dari murid sekolah, kelompok masyarakat, komunitas sepeda, komunitas budaya, pramuka, hingga aktivis lingkungan. Saka Bakti Husada Kota Yogyakarta juga turut serta dalam peserta kirab ini dan menjadi salah satu perwakilan Gerakan Pramuka pada kirab kali ini.