share on:
Poster lomba krida SBH jpg
LOMBA KRIDA 2015

LOMBA KRIDA SBH TINGKAT SMP DAN SMA

SAKA BAKTI HUSADA KWARTIR CABANG KOTA YOGYA KARTA TAHUN 2015

LATAR BELAKANG

Pentingnya kesehatan dalam kehidupan masyarakat membutuhkan banyak kader kesehatan yang dapat memberikan penyuluhan dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari–hari. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan bagi generasi muda untuk selalu mengasah pengetahuan tentang Kesehatan baik untuk keadaan biasa maupun keadaan darurat. Salah satu contoh kegiatan yang dapat mengasah kemampuan generasi muda dalam memahami pengetahuan tentang kesehatan ialah melalui ajang lomba sehingga generasi muda termotivasi dan tertantang untuk terus belajar meningkatkan pengetahuannya, khususnya dalam bidang kesehatan.
Dibentuknya Saka Bakti Husada adalah untuk mewujudkan kader pembangunan di bidang kesehatan, yang dapat membantu melembagakan norma hidup sehat bagi semua anggota masyarakat di lingkunganya. Satuan Karya Pramuka (Saka) Bakti Husada yang merupakan wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk membaktikan diri generasi muda kepada masyarakat dalam bidang kesehatan merasa berkewajiban untuk terus membina generasi muda agar terus belajar dan dapat menjadi contoh berperilaku hidup bersih dan sehat dalam masyarakat.
Sebagai salah satu wujud tanggungjawab yang besar dalam kaitannya proses pembangunan generasi muda dalam bidang kesehatan. Berkenaan dengan hal tersebut, maka Pimpinan Saka Bakti Husada membentuk sebuah Panitia Kerja melalui Dewan Saka Bakti Husada Kwartir Cabang Kota Yogyakarta untuk mengadakan kegiatan Lomba Krida Saka Bakti Husada Tingkat SMP dan SMA sederajat se– Kota Yogyakarta.

NAMA KEGIATAN

“Lomba Krida Saka Bakti Husada Tingkat SMP dan SMA / sederajat se– Kota Yogyakarta”

TEMA KEGIATAN

“Remaja Cerdas Yang Menjadi Pelopor Gerakan Anti NAPZA ”

TUJUAN

Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini, yaitu untuk :
  1. Mengetahui tingkat pemahaman remaja terhadap Pencegahan Penanggulangan Penyalahgunaan Zat Adiktif.
  2. Meningkatkan kesadaran dan partisipasi generasi muda dalam bidang kesehatan.
  3. Meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya Pencegahan terhadap Zat Adiktif.
  4. Mempersiapkan generasi muda yang dapat menolong diri sendiri, teman, dan orang lain untuk hidup sehat.

 BENTUK KEGIATAN

Dalam lomba Krida Saka Bakti Husada Tingkat SMP dan SMA / seederajat se-Kota Yogyakarta terdapat 3 bidang lomba untuk SMP dan SMA / sederajat, yaitu :
  1. Simulasi PPGD
  2. Penyuluhan dengan Alat Peraga
  3. Cerdas Cermat Kesehatan
Penjelasan tentang masing – masing lomba dapat dilihat pada lampiran.

 WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

  1. Pendaftaran Kegiatan :
Hari / Tanggal : Sejak diterima surat sampai dengan 17 September 2015
Waktu             : Senin – Sabtu pukul 15.00 – 17.30 WIB
                          Minggu pukul 09.00 – 15.00 WIB
Tempat            : Sanggar  Saka Bakti Husada
                          Jl. Pringgokusuman No 30 Yogyakarta
NB : Daya tampung peserta terbatas ( 10 tim SMP dan 10 tim SMA )
       2. Pelaksanaan Kegiatan :
Hari / Tanggal : Minggu, 27 September 2015
Waktu             : 07.00 – Selesai
Tempat            : Komplek Balai Kota Yogyakarta
                          Jl.Kenari No 56 Yogyakarta

TEMU TEKNIK     

Temu teknik akan di laksanakan pada :
Hari / Tanggal           :  Kamis, 17 September 2015
Pukul                               : 15.00 WIB
Tempat                            : Aula Puskesmas Gedongtengen Yogyakarta
                                          Jl. Pringgokusuman No 30 Yogyakarta

PESERTA

Sasaran peserta kegiatan ini adalah satu tim siswa – siswi perwakilan dari SMP dan SMA / sederajat se – Kota Yogyakarta dengan pembagian :
  • 10 tim siswa – siswi dari tingkat SMP / sederajat se – Kota Yogyakarta.
  • 10 tim siswa – siswi dari tingkat SMA / sederajat se – Kota Yogyakarta.

 PENGHARGAAN

Dalam setiap bidang lomba diambil 3 juara, penghargaan yang akan diperoleh oleh antara lain :
  • Piagam untuk seluruh peserta.
  • Hadiah + Trophy + Piagam Penghargaan bagi juara I, II, dan III

ALAMAT PENYELENGGARA

Sekretariat Lomba Krida Saka Bakti Husada Tingkat SMP dan SMA / sederajat se-Kota Yogyakarta Tahun 2015
Saka Bakti Husada Kwartir Cabang 1205 Kota Yogyakarta
Sanggar Bakti SBH, Puskesmas Gedongtengen
Jalan Pringgokusuman no 30 Yogyakarta
Website : http://sakabaktihusada-jogja.or.id
CP :
Noor Estu Utami                          : 087839505306
Raqka Fauzi Rahmatullah    :  089672683638

SUSUNAN ACARA

Adapun susunan acara pada kegiatan ini adalan :
07.00 – 08.00      Daftar Ulang
08.00 – 08.30      Upacara Pembukaan
08.30 – 12.00      Pelaksanaan Lomba
12.00 – 13.00      ISHOMA
13.00 – 15.30      Pelaksanaan Lomba
15.30 – 16.30      Upacara Penutupan dan penyerahan thropy
LOMBA KRIDA SBH TINGKAT SMP DAN SMA
SAKA BAKTI HUSADA KWARTIR CABANG KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2015

KETENTUAN UMUM

Dalam Lomba Krida Saka Bakti Husada Tingkat SMP dan SMA / sederajat se-Kota Yogyakarta Tahun 2015 ini terdapat beberapa ketentuan secara umum, yaitu :
  1. Setiap tim terdiri dari 10 (sepuluh) orang yang masih aktif sebagai pelajar di SMP dan SMA di Kota Yogyakarta dengan dibuktikan melalui surat mandat dari sekolah yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah atau Kesiswaan. Adapun pembagian peserta adalah :
    • 6 orang mengikuti Lomba Simulasi Pertolongan Pertama
    • 1 orang mengikuti Lomba Penyuluhan dengan Alat Peraga
    • 3 orang mengikuti Lomba Cerdas Cermat Kesehatan
  2. Anggota tim bukan merupakan warga Saka Bakti Husada Kota Yogyakarta.
  3. Setiap tim wajib mengikuti semua macam lomba.
  4. Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  5. Dewan juri terdiri dari beberapa kalangan, yaitu :
    • Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta
    • Praktisi
    • Instruktur Saka Bakti Husada
  6. Pendaftaran :
Pendaftaran Lomba Krida Saka Bakti Husada Tingkat SMP dan SMA / sederajat se-Kota Yogyakarta Tahun 2015 tidak dikenakan biaya. Berkas – berkas pendaftaran diantar langsung ke Sekretariat Lomba Krida Saka Bakti Husada Tingkat SMP dan SMA / sederajat se-Kota Yogyakarta Tahun 2015.
Berkas – berkas tersebut yaitu,
  • Formulir pendaftaran yang telah diisi dengan lengkap
  • Surat mandat dari sekolah
  • Photo copy identitas meliputi Kartu Pelajar dan KTA Pramuka ( jika ada ).

 KETENTUAN KHUSUS

  1. Lomba Penyuluhan dengan Alat Peraga
    1. Peserta yang mengikuti Lomba Penyuluhan berjumlah 1 orang yang berasal dari tim yang telah terdaftar.
    2. Penyuluhan bertema “Remaja Cerdas Yang Menjadi Pelopor Gerakan Anti NAPZA” dengan alternatif tema:
  • Pemahaman Obat
  • Taman Obat Keluarga (TOGA)
  • Pencegahan, Penanggulangan dan Penyalahgunaan Zat Adiktif
  • Bahan Berbahaya bagi kesehatan
  • Pembinaan Kosmetika
Alternatif tema akan diundi ketika mendaftar dan menyerahkan berkas-berkas perlombaan
  1. Peserta membawa perlengkapan sendiri, panitia hanya menyediakan satu buah meja, LCD, layar, mikrofon, dan satu buah laptop.
  2. Penyuluhan dibagi menjadi 2 babak.
  • Babak pertama : masing-masing peserta diberikan waktu 5 menit untuk mempresentasikan alat peraga (berupa hardware) yang telah dibuatnya. Tanpa ada sesi Tanya jawab dari juri ataupun peserta yang lainnya.  Babak pertama ini termasuk dalam babak penyisihan.
  • Babak kedua: masing-masing peserta melanjutkan presentasi di babak kedua. Masing-masing peserta diberikan waktu 10 menit untuk mempresentasikan alat peraga (berupa software) yang telah dipersiapkan. Pada babak kedua ini aka ada sesi Tanya jawab dari pihak juri.
    1. Kriteria penilaian :
      1. Materi dan ketepatan waktu.
      2. Kreatifitas.
      3. Penampilan.
      4. Penggunaan Media.
  1. Simulasi PPGD

    1. Peserta yang mengikuti Lomba Simulasi PPGD berjumlah 6 orang yang berasal dari tim yang telah terdaftar.
    2. Peserta membawa sendiri perlengkapan yang diperlukan.
    3. Pembagian tugas peserta akan diundi oleh panitia dan ditentukan saat pelaksanaan lomba.
    4. Peserta diwajibkan melalui pos karantina dan 4 pos lainnya sebagai berikut :
      POS I Karantina :
      1. Peserta mengambil nomor urut.
      2. Peserta menunggu giliran sesuai nomor urut.
  1. POS I (Pos Pengecekan) :
  2. Cek Perlengkapan.
  3. Cek Personel.
  • POS II (Praktek Penanganan Kasus) :
  1. Dilaksanakan dengan batas waktu selama 10 menit tanpa perpanjangan waktu.
  2. Peserta akan mendapatkan Undian soal kasus.
  3. Peserta melakukan Tindakan Pertolongan sesuai Prosedur bertahap :
– Assesment.
– BHD (Bantuan Hidup Dasar)
– Perawatan Luka / Cedera.
  •   POS III (Evakuasi):
    1. Dilaksanakan dengan batas waktu selama 15 menit tanpa perpanjangan waktu.
    2. Peserta melakukan Evakuasi dengan urutan :
      1. Pengangkutan dengan Alat/Tandu darurat.
      2. Halang Rintang.
        POS IV (Serah terima Pasien/Korban ke Ambulance):
    3. Dilaksanakan dengan batas waktu selama 5 menit tanpa perpanjangan waktu.
    4. Peserta melakukan Serah terima Pasien/Korban ke Ambulance sesuai prosedur.
      1. Kriteria penilaian :
        1. Kelengkapan alat.
        2. Kecepatan penanganan kasus.
  • Ketepatan penanganan kasus.
  1. Kerapian.
  2. Kerjasama tim.
  3. Hasil akhir dan kartu luka.
  1. Cerdas Cermat Kesehatan

    1. Peserta yang mengikuti Lomba cerdas cermat kesehatan berjumlah 3 orang yang berasal dari tim yang telah terdaftar.
    2. Lomba cerdas cermat kesehatan dibagi menjadi 2 babak:
      – Babak pertama adalah tes tertulis. Peserta mengerjakan soal tes pilihan ganda sebanyak 50 soal dengan estimasi waktu 60 menit.
      – Babak kedua adalah babak final. Peserta yang mengikuti babak final sebanyak 5 tim yang telah lolos seleksi tes tertulis. Babak final terdiri dari 3 ronde.
  • Ronde pertama : setiap tim diberikan 10 pertanyaan wajib dari juri. 1 soal dijawab benar mendapat point 10. Jika tim tidak biasa menjawab atau salah menjawab soal maka tim tersebut tidak mendapat point.
  • Ronde kedua : setiap tim diberikan 5 petanyaan dari juri. 1 soal dijawab benar mendapat pont 15. Jika tim tidak bisa menjawab atau salah menjawab maka tim tersebut tidak mendapat nilai, sedangkan petanyaan akan di lempar ke tim berikutnya. Jika tim berikutnya bisa menjawab pertanyaan lemparan tersebut maka mendapat point 10. Tapi jika tidak bisa menjawab maka tidak mendapat point, sedangkan pertanyaan di lempar ke tim berikutnya. Jika tim berikutnya bisa menjawa soal lemparan dengan benar maka hanya mendapat point 5, tapi jika salah atau tidak bisa menjawab maka tidak ada tambahan nilai dan pertanyaan dinyatakan hangus.
  • Ronde ketiga : Ronde ketiga adalah ronde perebutan point. Juri akan membacakan 25 soal yang akan di perebutkan. jika tim yang menekan tombol terlebih dahulu maka tim tersebut berhak menjawab, dan apabila jawaban dari tim pertama benar maka akan mendapat point 15, jika jawaban salah maka tim yang menekan tombol akan dikurangi 10 point dan soal akan hangus, jika tim menekan tombol dan tidak bisa menjawab maka akan dikurangi 5 point. Dan apabila tim menekan tombol sebelum pertanyaan selesai dibacakan, maka juri akan menghentikan pertanyaan dan tim tersebut akan kehilangan hak untuk menjawab kemudian juri akan membacakan kembali pertanyaan tersebut.
share on: